Aturan serta Cara Penulisan Kode CSS

Aturan Penulisan CSS

Seperti html yang memiliki aturan dalam penulisannya, css juga memiliki aturan dalam penulisan kodenya. Aturan ini akan membuat web brower mengenali syntak css yang kita tulis.

Untuk menulis kode css harus dimulai dengan selector kemudian value dan nilai

Keterangan:

1. Selector
Bagian pertama sebelum tanda “{}” disebut selector.Selector adalah tag html yang umumnya kamu ketahui.

2. Declaration
Terdiri dari property dan nilainya.Property adalah atribut yang kamu ingin ubah dan tiap property
mempunyai nilai/value.

contoh

  1. p {margin-left: 20px}
  2. P{font-family:”sans serif”}
  3. p {text-align:center;color:red}
  4. body{ color:black}
  5. p {
    text-align: center;
    color: black;
    font-family: arial
    }
  6. h1,h2,h3,h4,h5,h6
    {
    color: green
    }

Catatan:

  • Jangan ada spasi antara property value dengan unitnya(1).
  • Nama property bersifat case sensitif dan menggunakan huruf kecil.
  • Jika nilai /value lebih dari satu kata, maka gunakan tanda petik di antara nilai(2)
  • Jika property lebih dari satu, maka gunakan tanda titik koma untuk membatasi property lain(3,5).
  • Jika selector lebih dari dan mempunyai property dan value yang sama maka gunakan tanda
    koma(6).
  • Setiap akhir penulisan properti dan value harus diakhiri dengan tanda titik koma (semicolon).
  • Apabila Anda lupa memberikan tanda titik koma, maka style tersebut tidak akan dijalankan oleh browser.

Mungkin Anda bertanya, bagaimana jika kita akan membuat style untuk beberapa elemen yang berbeda namun stylenya sama?

Misalkan kita akan membuat style untuk elemen h1, h2, h3 namun memiliki style yang sama. kita cukup buat seperti contoh 6 diatas.

setelah belajar Aturan Penulisan Kode CSS kita akan lanjut ke tutorial css dasar tentang jenis-jenis selector yaitu 6 Jenis Selector Dalam CSS Beserta Fungsinya

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Ingin Berkomentar?

×
Lewat ke baris perkakas